Tasikmalaya – Konferensi Pers Temu Mayat Korban Pembunuhan Berencana di Kec. Taraju Kab. Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, S.I.K didampingi Kasat Intelkam AKP Jonnaidi, Kasat Reskrim AKP Siswo de Cuellar Tarigan, S.I.K., dan Paur Subbag Humas IPTU Didi Sutardi melaksanakan Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana pada hari Kamis 06 Februari 2020 pukul 10.00 WIB di Lobby Mapolres Tasikmalaya.
.

Kejadian bermula pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2020 sekitar jam 19.00 WIB Korban bernama Sdr. YAHYA seorang warga Tangerang Banten, Bersama J (50) dan AK (27) berangkat dari Cisoka Tangerang menuju Pameungpeuk Kab. Garut untuk bertemu AR (38) untuk melakukan suatu Ritual agar usaha Korban lancar, dimana Korban sedang dalam kondisi terlilit hutang. Korban merasa heran dan bingung setelah bertemu dengan AR karena belum pernah melihat seorang dukun dengan tubuh penuh dengan tattoo dan Korban merasa ragu kepada AR bisa memperlancar usahanya. Pernyataan tersebut membuat AR merasa tersinggung dan sakit hati dengan Ucapan Sdr. YAHYA. AR menyuruh Korban untuk pulang apabila tidak percaya dengan Ritual yang akan dilakukan, namun Sdr. YAHYA tidak mau pulang. AR yang sudah terlanjur sakit hati dengan ucapan Korban, berniat untuk menghabisi Korban dengan cara seolah-olah Ritual tetap dilakukan. Korban menyerahkan Uang sebesar Rp 2,7 Juta kepada AR untuk keperluan Ritual sekaligus mempersiapkan Air yang dimasukkan dalam botol air mineral yang telah dicampuri dengan racun ikan dengan mengaku bahwa air tersebut merupakan air keramat. Korban selanjutnya meminum air tersebut lalu melakukan ritual dengan mencuci muka dengan air laut dan tak lama kemudian Korban terjatuh. AR berpura-pura memberikan pertolongan kepada Korban dengan cara memukul-mukul punggung korban dan setelah Korban tidak berdaya, AR pergi meninggalkan korban bersama J dan AK dengan menggunakan Mobil dengan alasan mencari pertolongan namun tidak kembali lagi.